Jumat, Desember 11, 2009


Bagi seseorang yang hendak melakukan budidaya harus mempunyai prinsip dan melakukan tiga hal, antara lain:
1. Produksi super efficient, yaitu para pembudidaya mampu memproduksi kepiting dengan biaya yang paling murah, dengan menekan biaya produksi sedemikian rupa sehingga dapat menjual dengan harga yang lebih murah (affirdable) dibandingkan pembudidaya lain. Super Efficient dapat diwujudkan dengan menerapkan cara budidaya yang benar sehingga peluang keberhasilan tinggi, menurunkan biaya – biaya yang tidak perlu dan menggunakan sarana dan prasarana serta sumber daya alam secara tepat guna.

2. Real quality, kedepan masyarakat maju dengan tingkat kesejahteraan yang tinggi dan semakin progresif akan menuntut makanan yang berkualitas terbaik dan tersedia secara kontinyu. Mutu baik berarti memenuhi standar kualitas/mutu yang dipersyaratkan (acceptable), sedangkan kontinyu berarti mutunya harus dijaga agar tidak berfluktuasi yang dapat menimbulkan ketidakpercayaan konsumen.

3. Mega marketing, produk kepirting harus mempunyai pasar yang luas. Artinya tidak menutup kemungkinan untu diekspor kepada Negara lain. Hal ini menuntut para pembudidaya agar lebih kratif dan inovatif lagi sehingga dapat menciptakan hasil budidaya yang bernilai tambah dan lebih bervariasi untuk membuka pasar yang lebih luas.

0 Reactions:

Poskan Komentar

Blog adalah suatu representasi dari individu penulisnya, baik pikiran, pengalaman, perasaan dan sebagainya (Manungkarjono, 2007). Blog juga merupakan suatu hasil karya cipta yang dilindungi UU 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta.

Yuk Taaruf









Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Fisika ITS, sedang menggeluti Fiber Optik dan dunia pengembangan diri. Berusaha mengabdi dan memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Blog ini adalah website pribadi Nur Abdillah Siddiq. Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Popular Posts

Yuk Baca !

Yuk Baca !